Kistoday – Korem 063/Sunan Gunung Jati (SGJ) terus memperkuat kesiapsiagaan personel dalam menghadapi berbagai situasi darurat. Salah satunya melalui kegiatan latihan pemadaman kebakaran yang digelar bekerja sama dengan Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Cirebon di lingkungan Makorem 063/SGJ, Kamis (7/5/2026).
Kegiatan tersebut diikuti para prajurit Korem 063/SGJ dengan penuh antusias. Dalam pelatihan itu, Damkar Kota Cirebon menurunkan satu unit mobil pemadam kebakaran lengkap beserta personel untuk memberikan materi teori dan praktik penanganan kebakaran secara langsung.
Latihan diawali dengan penyampaian materi mengenai penyebab kebakaran, langkah pencegahan, hingga teknik penanganan awal ketika terjadi kebakaran di lingkungan kerja maupun permukiman. Para peserta juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya respons cepat dalam meminimalisir risiko dan dampak kebakaran.
Setelah menerima pembekalan teori, para prajurit mengikuti simulasi penggunaan alat pemadam api ringan (APAR). Dalam sesi praktik tersebut, personel Damkar memberikan contoh cara penggunaan APAR yang benar, mulai dari teknik membuka pengaman hingga mengarahkan semprotan ke titik api.
Suasana latihan berlangsung serius namun tetap interaktif. Para prajurit tampak aktif mencoba langsung teknik pemadaman api di bawah pengawasan petugas Damkar Kota Cirebon. Selain penggunaan APAR, peserta juga diperkenalkan pada prosedur koordinasi dan evakuasi ketika terjadi keadaan darurat kebakaran.
Komandan Korem 063/SGJ Kolonel Inf Hista Soleh Harahap, S.I.P., M.I.P., M.Han., mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya meningkatkan kesiapsiagaan personel sekaligus memperkuat sinergi antara TNI dan pemerintah daerah, khususnya Dinas Pemadam Kebakaran Kota Cirebon.
Menurutnya, kemampuan dasar penanganan kebakaran sangat penting dimiliki setiap prajurit agar dapat bertindak cepat dan tepat saat menghadapi situasi darurat.
“Melalui latihan ini diharapkan seluruh prajurit memiliki pengetahuan dan keterampilan dasar dalam penanganan kebakaran sehingga mampu bertindak cepat dan tepat saat menghadapi keadaan darurat,” ujarnya.
Ia menambahkan, kebakaran merupakan salah satu bencana yang dapat terjadi kapan saja dan di mana saja. Oleh karena itu, kesiapan personel dalam melakukan langkah awal penanggulangan menjadi hal yang sangat penting guna mencegah kerugian yang lebih besar.
Selain meningkatkan keterampilan teknis, kegiatan tersebut juga menjadi sarana membangun kesadaran kolektif tentang pentingnya menjaga keamanan dan keselamatan lingkungan satuan. Dengan adanya pelatihan rutin, diharapkan seluruh personel semakin memahami prosedur penanganan keadaan darurat secara efektif.
Sementara itu, pihak Damkar Kota Cirebon mengapresiasi sinergitas yang terjalin dengan Korem 063/SGJ dalam pelaksanaan latihan tersebut. Menurut mereka, kolaborasi lintas instansi sangat penting untuk membangun kesiapan bersama dalam menghadapi potensi bencana kebakaran.
Petugas Damkar juga mengingatkan pentingnya pengecekan rutin instalasi listrik, penyimpanan bahan mudah terbakar, serta kesiapan alat pemadam api di setiap lingkungan kerja maupun tempat tinggal.
Latihan pemadaman kebakaran tersebut tidak hanya memberikan pengetahuan praktis, tetapi juga meningkatkan rasa percaya diri para prajurit dalam menghadapi situasi darurat. Dengan simulasi langsung di lapangan, peserta dapat memahami langkah-langkah penanganan secara lebih nyata dan aplikatif.
Kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar hingga selesai. Melalui pelatihan ini, Korem 063/SGJ berharap seluruh prajurit semakin siap menghadapi berbagai kemungkinan keadaan darurat, sekaligus mampu memberikan kontribusi positif dalam membantu masyarakat apabila terjadi musibah kebakaran di wilayah sekitar.
Kolaborasi antara Korem 063/SGJ dan Damkar Kota Cirebon tersebut menjadi wujud nyata sinergitas antarlembaga dalam membangun budaya keselamatan dan kesiapsiagaan di lingkungan kerja maupun masyarakat luas.






