Kistoday— Aparat TNI melalui Koramil 1615/Haurgeulis terus melakukan pemantauan harga kebutuhan pokok guna menjaga stabilitas pasar dan daya beli masyarakat. Kegiatan ini dilakukan secara langsung di pusat perdagangan untuk memastikan kondisi harga tetap terkendali.
Pada Rabu (25/3/2026) pagi, mulai pukul 08.00 WIB, anggota Koramil 1615/Haurgeulis, Serda Dodi Wijaya, melaksanakan pemantauan harga sembako di Pasar Daerah Haurgeulis serta sejumlah toko dan kios sembako di wilayah Kecamatan Haurgeulis, Kabupaten Indramayu.
Dalam kegiatan tersebut, Serda Dodi Wijaya melakukan pengecekan langsung kepada para pedagang grosir maupun eceran untuk memperoleh data harga terbaru berbagai komoditas penting. Hasilnya menunjukkan bahwa sebagian besar harga kebutuhan pokok masih relatif stabil, meski terdapat kenaikan pada salah satu komoditas.
“Hasil pemantauan di lapangan, harga sembako secara umum masih stabil. Namun, untuk daging sapi terpantau mengalami kenaikan dibandingkan sebelumnya,” ujarnya.
Berdasarkan data yang dihimpun, harga beras medium berada di kisaran Rp13.500 per kilogram. Minyak goreng dijual Rp18.000 per kilogram, sementara jagung Rp10.000 per kilogram dan kedelai lokal Rp8.000 per kilogram.
Untuk komoditas gula pasir, harga tercatat Rp18.000 per kilogram. Sementara itu, harga bawang merah mencapai Rp45.000 per kilogram dan bawang putih Rp40.000 per kilogram.
Adapun telur ayam dijual dengan harga Rp27.000 per kilogram, sedangkan daging ayam berada di kisaran Rp34.000 per kilogram. Satu-satunya komoditas yang mengalami kenaikan adalah daging sapi, yang kini mencapai Rp150.000 per kilogram.
Serda Dodi Wijaya menjelaskan bahwa kegiatan pemantauan ini merupakan langkah antisipasi terhadap kemungkinan lonjakan harga maupun kelangkaan barang di pasaran.
“Kami akan terus melakukan monitoring secara berkala. Jika ada kenaikan harga yang signifikan atau tidak wajar, akan segera kami koordinasikan dengan pihak terkait,” tegasnya.
Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana komunikasi antara aparat dan para pelaku usaha di pasar. Dengan adanya interaksi langsung, berbagai informasi terkait distribusi barang maupun kendala di lapangan dapat segera diketahui.
Para pedagang di Pasar Haurgeulis menyampaikan bahwa hingga saat ini pasokan barang masih relatif aman, sehingga tidak terjadi lonjakan harga yang signifikan pada sebagian besar komoditas.
Kegiatan pemantauan harga sembako ini berlangsung dalam kondisi aman dan lancar. Dengan adanya kehadiran aparat di lapangan, diharapkan stabilitas harga tetap terjaga serta masyarakat dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang wajar.






