Kistoday – Program pemberdayaan masyarakat kembali bergulir di Kabupaten Indramayu. Kegiatan launching MBG (Mitra Bina Gizi) di SPPG Loyang 002, Desa Loyang, Kecamatan Cikedung, Jumat (17/4/2026), berlangsung meriah dan penuh harapan bagi masyarakat setempat.
Acara yang dimulai sejak pukul 08.00 WIB ini menjadi momentum penting dalam upaya meningkatkan kesejahteraan dan kesehatan masyarakat, khususnya dalam pemenuhan gizi keluarga. Kehadiran Babinsa yang diwakili oleh Kopda Saep dari Koramil 1613/Terisi turut memperkuat dukungan TNI terhadap program tersebut.
Kegiatan launching ini dihadiri sejumlah unsur pimpinan wilayah dan tokoh masyarakat. Di antaranya Kepala SPPG Loyang, Aleki, yang menjadi tuan rumah kegiatan, serta Camat Cikedung, Dadang Supriatna, S.IP., M.Si., yang memberikan dukungan penuh terhadap program tersebut.
Turut hadir pula Kapolsek Cikedung IPTU Anang, Kuwu Desa Loyang Nono Madani, serta Kepala BKKBN Kecamatan Cikedung, H. Yusuf. Kehadiran lintas sektor ini menunjukkan kuatnya sinergi antarinstansi dalam mendukung program berbasis masyarakat.
Program MBG sendiri merupakan salah satu inisiatif yang berfokus pada peningkatan kualitas gizi masyarakat melalui pendekatan pemberdayaan. Dengan adanya program ini, diharapkan masyarakat dapat lebih mandiri dalam memenuhi kebutuhan gizi keluarga.
Dalam kegiatan tersebut, para penerima manfaat MBG juga turut hadir dan mengikuti rangkaian acara dengan antusias. Mereka menjadi bagian penting dari program yang diharapkan mampu memberikan dampak nyata dalam kehidupan sehari-hari.
Kopda Saep menyampaikan bahwa kehadiran TNI dalam kegiatan ini merupakan bentuk dukungan terhadap program-program pemerintah yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Kami siap mendukung setiap program yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, terutama yang berkaitan dengan kesehatan dan kesejahteraan,” ujarnya.
Launching MBG ini juga menjadi sarana edukasi bagi masyarakat tentang pentingnya pola hidup sehat dan pemenuhan gizi seimbang. Dengan pengetahuan yang lebih baik, diharapkan masyarakat dapat menerapkan pola hidup yang lebih sehat dalam kehidupan sehari-hari.
Selain itu, program ini diharapkan mampu menekan angka stunting dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan. Peran aktif pemerintah desa dan instansi terkait menjadi kunci keberhasilan program ini ke depan.
Suasana kegiatan berlangsung hangat dan penuh kebersamaan. Interaksi antara aparat, pemerintah, dan masyarakat terlihat harmonis, mencerminkan semangat gotong royong yang masih kuat di tengah masyarakat.
Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan lancar. Tidak hanya menjadi seremoni, launching ini diharapkan menjadi langkah awal dari program berkelanjutan yang membawa perubahan positif.
Dengan adanya launching MBG di Desa Loyang, masyarakat kini memiliki harapan baru untuk meningkatkan kualitas hidup. Peran serta semua pihak, termasuk TNI yang diwakili Kopda Saep, menjadi bukti bahwa kolaborasi adalah kunci utama dalam membangun kesejahteraan bersama.






