Kistoday– Menjelang puncak arus mudik Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriah tahun 2026, aparat gabungan di Kabupaten Indramayu meningkatkan kewaspadaan dengan menggelar pengamanan di sejumlah titik strategis. Salah satu titik yang menjadi fokus pengamanan berada di Pos SPBU 3445223 Desa Dukuhjati, Kecamatan Krangkeng.
Kegiatan pengamanan (PAM) tersebut dilaksanakan pada Selasa (24/3/2026) sejak pukul 08.00 WIB hingga selesai, melibatkan personel dari Koramil 1610/Krangkeng bersama unsur kepolisian dan organisasi masyarakat. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk antisipasi lonjakan kendaraan pemudik yang melintasi jalur utama Krangkeng–Karangampel.
Dari jajaran TNI, pengamanan dipimpin langsung oleh anggota Koramil 1610/Krangkeng, yakni Sertu Yusa dan Sertu Kadani. Kehadiran Babinsa di lapangan menjadi garda terdepan dalam memastikan situasi tetap kondusif, sekaligus memberikan rasa aman bagi para pemudik yang melintas.
Selain itu, pengamanan juga melibatkan personel dari Polsek Krangkeng yang terdiri dari Aipda Sutomo, Aipda Demi Suntosa, Aipda Faisal, Bripka FR Kuriawan, serta Bripda Vio. Sinergi antara TNI dan Polri ini menunjukkan komitmen kuat dalam menjaga keamanan dan kelancaran arus mudik, khususnya di wilayah rawan kepadatan kendaraan.
Tidak hanya aparat keamanan, kegiatan ini juga didukung oleh anggota DKR Krangkeng yang terdiri dari relawan muda setempat. Mereka turut membantu pengaturan lalu lintas, memberikan informasi kepada pemudik, serta mendukung kelancaran operasional pos pengamanan.
Pos pengamanan yang berada di jalur strategis ini menjadi titik penting bagi pemantauan arus kendaraan. Jalan raya Krangkeng–Karangampel sendiri dikenal sebagai salah satu jalur penghubung antarwilayah yang kerap mengalami peningkatan volume kendaraan saat musim mudik Lebaran.
Dalam pelaksanaan kegiatan, petugas tidak hanya melakukan pengaturan lalu lintas, tetapi juga memberikan imbauan kepada para pengendara agar tetap berhati-hati, mematuhi rambu lalu lintas, serta menjaga kondisi fisik selama perjalanan jauh. Keselamatan pemudik menjadi prioritas utama dalam operasi ini.
Meski tidak melibatkan tenaga kesehatan dari Puskesmas Krangkeng dalam kegiatan tersebut, kesiapsiagaan tetap dijaga melalui koordinasi lintas sektor apabila sewaktu-waktu dibutuhkan penanganan darurat.
Secara umum, situasi selama pelaksanaan pengamanan terpantau tertib, aman, dan lancar. Tidak ditemukan adanya gangguan berarti maupun insiden yang dapat menghambat arus lalu lintas. Hal ini menjadi indikator bahwa kesiapan aparat di lapangan berjalan optimal.
Kegiatan PAM arus mudik ini merupakan bagian dari upaya terpadu dalam mendukung kelancaran perayaan Idul Fitri, khususnya bagi masyarakat yang melakukan perjalanan pulang ke kampung halaman. Kehadiran aparat di lapangan diharapkan mampu memberikan rasa aman sekaligus mencegah potensi gangguan keamanan dan ketertiban.
Dengan pengamanan yang terus dilakukan secara intensif, diharapkan arus mudik di wilayah Krangkeng dan sekitarnya dapat berjalan lancar hingga puncak Lebaran. Aparat gabungan pun akan terus bersiaga untuk memastikan masyarakat dapat merayakan Idul Fitri dengan aman dan nyaman.***






