News Flash
Terpercaya, Kistoday.com - Berita & InvestigasiIkuti terus perkembangan berita terbaru hanya di KISTODAY.COMTerpercaya, Kistoday.com - Berita & InvestigasiIkuti terus perkembangan berita terbaru hanya di KISTODAY.COM
Kistoday.comPortal berita terpercaya dan akurat
Home🎮 GamesBreaking NewsTeknologiIndramayuTNIHiburan

Memuat Berita...

HomeProductsVideoProfile
Kistoday.com

Portal berita terpercaya dan akurat.

Informasi

  • Privacy Policy

Layanan

  • Langganan
  • Video Shorts
  • Kontak

Kontak Kami

WhatsApp:

Email:

© 2026 KISTODAY.COM - Portal berita terpercaya dan akurat. Diterbitkan oleh PT. LINTAS AKTUAL NUSANTARA.

Home
Breaking News
Kasus Korupsi Chromebook: Persidangan Tetap Digelar Meski Nadiem Makarim Dirawat
Kasus Korupsi Chromebook: Persidangan Tetap Digelar Meski Nadiem Makarim Dirawat
Breaking News

Kasus Korupsi Chromebook: Persidangan Tetap Digelar Meski Nadiem Makarim Dirawat

Redaksi Kistoday.com
•April 27, 2026 at 8:32 AM•0

Di tengah kasus korupsi pengadaan Chromebook, tim pengacara Nadiem Makarim meminta agar persidangan tetap digelar meskipun kliennya tidak bisa hadir karena sakit. Nadiem, mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, saat ini dirawat di Rumah Sakit Abdi Waluyo, Jakarta Pusat.

Ari Yusuf Amir, pengacara Nadiem, menyatakan bahwa pihaknya setuju untuk melanjutkan persidangan dengan pemeriksaan saksi ahli, meskipun Nadiem tidak hadir. "Kami berharap sidang tetap dilaksanakan dengan pemeriksaan saksi ahli meringankan," ujarnya di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

Kasus Korupsi Chromebook

Tim pengacara Nadiem akan menghadirkan dua ahli, yakni ahli hukum pidana dan auditor atau konsultan pajak, untuk memberikan kesaksian dalam persidangan. Jaksa penuntut umum tidak berkeberatan dengan pemeriksaan ahli meringankan dalam sidang hari ini tanpa kehadiran Nadiem. Hakim akan bermusyawarah hingga pukul 13.00 WIB untuk memutuskan apakah persidangan akan tetap dilanjutkan tanpa kehadiran Nadiem Makarim atau tidak.

Dalam perkara ini, jaksa menyatakan bahwa pemilihan Chromebook dilakukan semata-mata untuk kepentingan bisnis Nadiem agar Google meningkatkan investasi dan penyetoran dana ke PT Aplikasi Karya Anak Bangsa (AKAB), perusahaan yang didirikan oleh Nadiem. Nadiem didakwa melanggar Pasal 2 ayat 1 atau Pasal 3 jo Pasal 18 Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana atau KUHP, dengan dugaan memperkaya diri sendiri sebesar Rp 809,59 juta dan memperkaya 12 perusahaan swasta vendor Chromebook.

Sumber: Tempo.co Berita Metropolitan Jakarta dan Sekitarnya RSS

Share Berita:
WhatsApp
Facebook
X / Twitter
Advertisement
AD

Pasang Iklan Anda di Sini

Hubungi Redaksi Kami

Berita Terbaru

Kawasan Industri Losarang Tuai Polemik, Warga Ingin BLK Gratis Bukan Pelatihan Mahal
Indramayu

Kawasan Industri Losarang Tuai Polemik, Warga Ingin BLK Gratis Bukan Pelatihan Mahal

12 Mei
Peringati HUT ke-63, RS Tk. III 03.06.01 Ciremai Wujudkan Kepedulian Lewat Operasi Bibir Sumbing Gratis
TNI

Peringati HUT ke-63, RS Tk. III 03.06.01 Ciremai Wujudkan Kepedulian Lewat Operasi Bibir Sumbing Gratis

12 Mei
Rapat Paripurna DPRD Indramayu Bahas Pandangan Umum Fraksi atas Dua Raperda
Indramayu

Rapat Paripurna DPRD Indramayu Bahas Pandangan Umum Fraksi atas Dua Raperda

11 Mei
Penjualan Tiket Pelepasan Lampion Candi Borobudur Dibuka
Hiburan

Penjualan Tiket Pelepasan Lampion Candi Borobudur Dibuka

10 Mei
OJK Panggil Pemegang Saham KoinP2P
Hiburan

OJK Panggil Pemegang Saham KoinP2P

10 Mei
Lihat Semua Berita

Trending Now

Last 7 Days
No trending news available

BERITA TERKAIT

Kementerian HAM Kecam Kekerasan Anak Daycare Little Aresha
Breaking News

Kementerian HAM Kecam Kekerasan Anak Daycare Little Aresha

Kementerian HAM Kecam Kekerasan Anak Daycare Little Aresha

Kasus Koperasi Mekarsari: Pengacara Korban Lapor Dugaan TPPU ke Bareskrim
Breaking News

Kasus Koperasi Mekarsari: Pengacara Korban Lapor Dugaan TPPU ke Bareskrim

Korban Koperasi Mekarsari melaporkan dugaan tindak pidana penggelapan dan TPPU ke Bareskrim.

Kasus Pembunuhan di Banten: Analisis Psikologis dan Dampak Narkotika
Breaking News

Kasus Pembunuhan di Banten: Analisis Psikologis dan Dampak Narkotika

Pembunuhan ibu tiri oleh seorang pria di Banten karena ponsel, menimbulkan pertanyaan tentang dampak narkotika dan psikotropika.

Korupsi di Sektor Pengadaan: Ancaman Serius bagi Keuangan Negara
Breaking News

Korupsi di Sektor Pengadaan: Ancaman Serius bagi Keuangan Negara

KPK temukan 446 kasus korupsi di sektor pengadaan barang dan jasa dari total 1.782 kasus korupsi yang sedang ditangani.

Kasus Ade Armando dan Permadi Arya: Ancaman terhadap Kebebasan Berekspresi di Media Sosial
Breaking News

Kasus Ade Armando dan Permadi Arya: Ancaman terhadap Kebebasan Berekspresi di Media Sosial

Ade Armando dan Permadi Arya dilaporkan ke Polda Metro Jaya atas dugaan penghasutan dan provokasi.

Kontroversi di Balik Kata-Kata Timothée Chalamet tentang Balet
Breaking News

Kontroversi di Balik Kata-Kata Timothée Chalamet tentang Balet

Charlize Theron bergabung dengan banyak orang yang kecewa atas komentar Timothée Chalamet tentang balet dan opera.