News Flash
Terpercaya, cryptotechnews.net - Berita & InvestigasiIkuti terus perkembangan berita terbaru hanya di CRYPTOTECHNEWS.NETTerpercaya, cryptotechnews.net - Berita & InvestigasiIkuti terus perkembangan berita terbaru hanya di CRYPTOTECHNEWS.NET
cryptotechnews.netPortal berita terpercaya dengan fokus pada edukasi, investigasi, dan pemberitaan akurat
HomeBreaking NewsTeknologiIndramayuTNIHiburan

Memuat Berita...

HomeProductsVideoProfile
cryptotechnews.net

Portal berita terpercaya dengan fokus pada edukasi, investigasi, dan pemberitaan akurat.

Informasi

  • Privacy Policy

Layanan

  • Langganan
  • Video Shorts
  • Kontak

Kontak Kami

WhatsApp:

Email: admin@cryptotechnews.net

© 2026 CRYPTOTECHNEWS.NET - Portal berita terpercaya dengan fokus pada edukasi, investigasi, dan pemberitaan akurat. Diterbitkan oleh PT. LINTAS AKTUAL NUSANTARA.

Home
Breaking News
Kasus Ade Armando dan Permadi Arya: Ancaman terhadap Kebebasan Berekspresi di Media Sosial
Kasus Ade Armando dan Permadi Arya: Ancaman terhadap Kebebasan Berekspresi di Media Sosial
Breaking News

Kasus Ade Armando dan Permadi Arya: Ancaman terhadap Kebebasan Berekspresi di Media Sosial

Redaksi cryptotechnews.net
•April 21, 2026 at 2:58 AM•0

Di era digital saat ini, kebebasan berekspresi di media sosial menjadi salah satu isu yang sangat penting. Namun, kasus Ade Armando dan Permadi Arya yang dilaporkan ke Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya (Polda Metro Jaya) atas dugaan penghasutan dan provokasi menimbulkan pertanyaan tentang batasan kebebasan berekspresi di media sosial.

Menurut laporan yang diserahkan oleh Aliansi Profesi Advokat Maluku (APAM), Ade Armando dan Permadi Arya telah mengunggah potongan ceramah mantan wakil presiden Jusuf Kalla di Universitas Gadjah Mada (UGM) yang telah dipotong-potong. Unggahan tersebut dianggap dapat memprovokasi masyarakat dan menimbulkan kegaduhan di ruang publik.

Konteks Kasus

Kasus ini dimulai ketika Jusuf Kalla menyampaikan ceramah di Masjid UGM pada Maret 2026. Dalam ceramah tersebut, ia membahas tentang konflik di Poso dan Ambon. Namun, ceramah tersebut dianggap dapat menyinggung umat Islam maupun Kristen. Ade Armando dan Permadi Arya kemudian mengunggah potongan ceramah tersebut di media sosial, yang dianggap dapat memprovokasi masyarakat.

APAM dalam laporannya menggunakan Pasal 48 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2024 tentang Perubahan Kedua UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) jo Pasal 32 dan/ atau pasal 243 UU Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP). Adapun bukti yang mereka lampirkan ialah video utuh ceramah Jusuf Kalla, potongan video yang diunggah Ade di Cokro TV dan akun Facebook milik Permadi, serta komentar-komentar warganet di kedua akun tersebut.

Kasus ini menimbulkan pertanyaan tentang bagaimana kita dapat memastikan kebebasan berekspresi di media sosial tanpa menimbulkan kegaduhan di ruang publik. Apakah kita perlu memiliki batasan yang lebih jelas tentang apa yang dapat dan tidak dapat diunggah di media sosial? Atau apakah kita perlu memiliki pendekatan yang lebih bijak dalam menggunakan media sosial untuk menghindari penyebaran informasi yang dapat memprovokasi masyarakat?

Sumber: Tempo.co Berita Metropolitan Jakarta dan Sekitarnya RSS

Share Berita:
WhatsApp
Facebook
X / Twitter

BERITA TERKAIT

Kasus Pembunuhan di Banten: Analisis Psikologis dan Dampak Narkotika
Breaking News

Kasus Pembunuhan di Banten: Analisis Psikologis dan Dampak Narkotika

Pembunuhan ibu tiri oleh seorang pria di Banten karena ponsel, menimbulkan pertanyaan tentang dampak narkotika dan psikotropika.

Korupsi di Sektor Pengadaan: Ancaman Serius bagi Keuangan Negara
Breaking News

Korupsi di Sektor Pengadaan: Ancaman Serius bagi Keuangan Negara

KPK temukan 446 kasus korupsi di sektor pengadaan barang dan jasa dari total 1.782 kasus korupsi yang sedang ditangani.

Kontroversi di Balik Kata-Kata Timothée Chalamet tentang Balet
Breaking News

Kontroversi di Balik Kata-Kata Timothée Chalamet tentang Balet

Charlize Theron bergabung dengan banyak orang yang kecewa atas komentar Timothée Chalamet tentang balet dan opera.

Hukuman Lima Tahun Penjara untuk Politisi Afrika Selatan Julius Malema
Breaking News

Hukuman Lima Tahun Penjara untuk Politisi Afrika Selatan Julius Malema

Julius Malema, pemimpin partai Economic Freedom Fighters, dijatuhi hukuman lima tahun penjara karena menembakkan senapan di udara.

South African politician Julius Malema given five-year jail term for gun offence
Breaking News

South African politician Julius Malema given five-year jail term for gun offence

South African politician Julius Malema given five-year jail term for gun offence

Badai Petir Melanda Afrika Utara dan Italia, Hujan Es Tebal 3cm
Breaking News

Badai Petir Melanda Afrika Utara dan Italia, Hujan Es Tebal 3cm

Badai petir melanda Afrika Utara dan Italia, menyebabkan hujan es tebal hingga 3cm dan hujan deras.

Advertisement
AD

Pasang Iklan Anda di Sini

Hubungi Redaksi Newslan.id

Berita Terbaru

Koramil Terisi Turun Tangan! Dialog Panas Warga Cikedunglor Soal Pasar Berujung Komitmen Penataan
TNI

Koramil Terisi Turun Tangan! Dialog Panas Warga Cikedunglor Soal Pasar Berujung Komitmen Penataan

21 Apr
Kasus Pembunuhan di Banten: Analisis Psikologis dan Dampak Narkotika
Breaking News

Kasus Pembunuhan di Banten: Analisis Psikologis dan Dampak Narkotika

21 Apr
Korupsi di Sektor Pengadaan: Ancaman Serius bagi Keuangan Negara
Breaking News

Korupsi di Sektor Pengadaan: Ancaman Serius bagi Keuangan Negara

21 Apr
Babinsa Peltu Heryanto Bergerak Cepat! Komsos di Ujunggebang Bongkar Isu Pertanian, Keamanan hingga Cuaca Ekstrem
TNI

Babinsa Peltu Heryanto Bergerak Cepat! Komsos di Ujunggebang Bongkar Isu Pertanian, Keamanan hingga Cuaca Ekstrem

21 Apr
Siaga Penuh di Tengah Dinamika Wilayah! Kekuatan Koramil Krangkeng Terungkap, Danramil Tekankan Disiplin dan Gerak Cepat Babinsa
TNI

Siaga Penuh di Tengah Dinamika Wilayah! Kekuatan Koramil Krangkeng Terungkap, Danramil Tekankan Disiplin dan Gerak Cepat Babinsa

21 Apr
Lihat Semua Berita

Trending Now

Last 7 Days
01

Babinsa Turun ke Sawah di Sliyeg, Dampingi Petani Semprot Padi Demi Dongkrak Produksi

TNI
02

Peltu Aan K Turun Tangan! Jalur Haji di Pasar Tukdana Disterilkan, Pedagang dan Parkir Ditertibkan

TNI
03

Kemunculan Kekhawatiran di Kalangan Gen Z Madagascar Terhadap Rezim Baru

Breaking News
04

Babinsa Turun Tangan! Harga Sembako di Haurgeulis Bergejolak, Ini Temuan Terbaru di Lapangan

TNI
05

Pembiaran Berbulan-bulan, Eceng Gondok Jadi Bukti Lemahnya Respons Pemdes Jumbleng

Indramayu
06

Cek Padi Kebo di Terisi, Babinsa Turun Langsung Pastikan Kualitas Tanaman Petani

TNI
07

Ketua IWOI Indramayu Nilai Lamban, Penanganan Jembatan Cinta Jumbleng Baru Dilakukan Setelah Ada Korban

Indramayu