News Flash
Terpercaya, Kistoday.com - Berita & InvestigasiIkuti terus perkembangan berita terbaru hanya di KISTODAY.COMTerpercaya, Kistoday.com - Berita & InvestigasiIkuti terus perkembangan berita terbaru hanya di KISTODAY.COM
Kistoday.comPortal berita terpercaya dan akurat
Home🎮 GamesBreaking NewsTeknologiIndramayuTNIHiburan

Memuat Berita...

HomeProductsVideoProfile
Kistoday.com

Portal berita terpercaya dan akurat.

Informasi

  • Privacy Policy

Layanan

  • Langganan
  • Video Shorts
  • Kontak

Kontak Kami

WhatsApp:

Email:

© 2026 KISTODAY.COM - Portal berita terpercaya dan akurat. Diterbitkan oleh PT. LINTAS AKTUAL NUSANTARA.

Home
Breaking News
Krisis Timur Tengah: Kekhawatiran akan Dominasi Barat Meningkat
Krisis Timur Tengah: Kekhawatiran akan Dominasi Barat Meningkat
Breaking News

Krisis Timur Tengah: Kekhawatiran akan Dominasi Barat Meningkat

Redaksi Kistoday.com
•March 5, 2026 at 3:03 AM•0

Perang AS-Israel melawan Iran telah memicu kekhawatiran di kalangan negara-negara Selatan tentang dominasi Barat dan pelanggaran hukum internasional. Banyak negara mengutuk tindakan AS dan Israel sebagai ilegal dan tidak memiliki dasar hukum yang kuat. China, misalnya, menyatakan bahwa tindakan tersebut tidak dapat diterima dan bahwa pembunuhan pemimpin negara berdaulat adalah pelanggaran hukum internasional.

Presiden Afrika Selatan, Cyril Ramaphosa, juga mengutuk tindakan AS dan Israel, menyatakan bahwa self-defence hanya diperbolehkan dalam menghadapi invasi bersenjata dan bahwa "tidak ada solusi militer untuk masalah politik yang mendasar". Brasil, Turki, dan negara-negara lain juga menyatakan kekhawatiran mereka tentang dampak perang tersebut terhadap stabilitas dan keamanan regional.

Dominasi Barat dan Pelanggaran Hukum Internasional

Analisis menyatakan bahwa perang tersebut harus dipahami dalam konteks perang-perang sebelumnya yang dilakukan oleh Barat, seperti perang di Irak dan Libya, serta kolonialisme. Siphamandla Zondi, profesor politik di Universitas Johannesburg, menyatakan bahwa perang tersebut memiliki "nuansa imperialisme" dan bahwa AS dan Israel telah menggunakan kekuatan untuk mendominasi negara-negara lain. "Ini adalah perang dominasi dan subordinasi, sehingga memiliki nuansa imperialisme dan motif," kata Zondi.

Beberapa komentator juga menyatakan bahwa Eropa telah menunjukkan standar ganda dalam menghadapi perang tersebut, dengan membela hukum internasional ketika AS mencoba mengannex Greenland, tetapi diam ketika perang melawan Iran. Amitav Acharya, penulis "The Once and Future Global Order", menyatakan bahwa AS sekarang bertindak hanya melalui kekerasan, bahkan ketika soft power China meningkat, dengan Beijing menawarkan investasi kepada negara-negara berkembang.

Perang AS-Israel melawan Iran telah memicu kekhawatiran di kalangan negara-negara Selatan tentang dominasi Barat dan pelanggaran hukum internasional. Banyak negara mengutuk tindakan tersebut dan menyatakan kekhawatiran mereka tentang dampak perang tersebut terhadap stabilitas dan keamanan regional. Perang tersebut juga telah memicu perdebatan tentang peran AS dan Israel dalam menghadapi konflik di Timur Tengah dan tentang bagaimana negara-negara Selatan dapat menghadapi dominasi Barat.

Sumber: World news | The Guardian

Share Berita:
WhatsApp
Facebook
X / Twitter
Advertisement
AD

Pasang Iklan Anda di Sini

Hubungi Redaksi Kami

Berita Terbaru

Kawasan Industri Losarang Tuai Polemik, Warga Ingin BLK Gratis Bukan Pelatihan Mahal
Indramayu

Kawasan Industri Losarang Tuai Polemik, Warga Ingin BLK Gratis Bukan Pelatihan Mahal

12 Mei
Peringati HUT ke-63, RS Tk. III 03.06.01 Ciremai Wujudkan Kepedulian Lewat Operasi Bibir Sumbing Gratis
TNI

Peringati HUT ke-63, RS Tk. III 03.06.01 Ciremai Wujudkan Kepedulian Lewat Operasi Bibir Sumbing Gratis

12 Mei
Rapat Paripurna DPRD Indramayu Bahas Pandangan Umum Fraksi atas Dua Raperda
Indramayu

Rapat Paripurna DPRD Indramayu Bahas Pandangan Umum Fraksi atas Dua Raperda

11 Mei
Penjualan Tiket Pelepasan Lampion Candi Borobudur Dibuka
Hiburan

Penjualan Tiket Pelepasan Lampion Candi Borobudur Dibuka

10 Mei
OJK Panggil Pemegang Saham KoinP2P
Hiburan

OJK Panggil Pemegang Saham KoinP2P

10 Mei
Lihat Semua Berita

Trending Now

Last 7 Days
No trending news available

BERITA TERKAIT

Kementerian HAM Kecam Kekerasan Anak Daycare Little Aresha
Breaking News

Kementerian HAM Kecam Kekerasan Anak Daycare Little Aresha

Kementerian HAM Kecam Kekerasan Anak Daycare Little Aresha

Kasus Korupsi Chromebook: Persidangan Tetap Digelar Meski Nadiem Makarim Dirawat
Breaking News

Kasus Korupsi Chromebook: Persidangan Tetap Digelar Meski Nadiem Makarim Dirawat

Persidangan kasus korupsi Chromebook tetap digelar meski Nadiem Makarim dirawat di rumah sakit.

Kasus Koperasi Mekarsari: Pengacara Korban Lapor Dugaan TPPU ke Bareskrim
Breaking News

Kasus Koperasi Mekarsari: Pengacara Korban Lapor Dugaan TPPU ke Bareskrim

Korban Koperasi Mekarsari melaporkan dugaan tindak pidana penggelapan dan TPPU ke Bareskrim.

Kasus Pembunuhan di Banten: Analisis Psikologis dan Dampak Narkotika
Breaking News

Kasus Pembunuhan di Banten: Analisis Psikologis dan Dampak Narkotika

Pembunuhan ibu tiri oleh seorang pria di Banten karena ponsel, menimbulkan pertanyaan tentang dampak narkotika dan psikotropika.

Korupsi di Sektor Pengadaan: Ancaman Serius bagi Keuangan Negara
Breaking News

Korupsi di Sektor Pengadaan: Ancaman Serius bagi Keuangan Negara

KPK temukan 446 kasus korupsi di sektor pengadaan barang dan jasa dari total 1.782 kasus korupsi yang sedang ditangani.

Kasus Ade Armando dan Permadi Arya: Ancaman terhadap Kebebasan Berekspresi di Media Sosial
Breaking News

Kasus Ade Armando dan Permadi Arya: Ancaman terhadap Kebebasan Berekspresi di Media Sosial

Ade Armando dan Permadi Arya dilaporkan ke Polda Metro Jaya atas dugaan penghasutan dan provokasi.