News Flash
Terpercaya, cryptotechnews.net - Berita & InvestigasiIkuti terus perkembangan berita terbaru hanya di CRYPTOTECHNEWS.NETTerpercaya, cryptotechnews.net - Berita & InvestigasiIkuti terus perkembangan berita terbaru hanya di CRYPTOTECHNEWS.NET
cryptotechnews.netPortal berita terpercaya dengan fokus pada edukasi, investigasi, dan pemberitaan akurat
HomeBreaking NewsTeknologiIndramayuTNIHiburan

Memuat Berita...

HomeProductsVideoProfile
cryptotechnews.net

Portal berita terpercaya dengan fokus pada edukasi, investigasi, dan pemberitaan akurat.

Informasi

  • Privacy Policy

Layanan

  • Langganan
  • Video Shorts
  • Kontak

Kontak Kami

WhatsApp:

Email: admin@cryptotechnews.net

© 2026 CRYPTOTECHNEWS.NET - Portal berita terpercaya dengan fokus pada edukasi, investigasi, dan pemberitaan akurat. Diterbitkan oleh PT. LINTAS AKTUAL NUSANTARA.

Home
Indramayu
Nama Perum Jasa Tirta II Tercoreng, Oknum Pegawai Diduga Jadi Otak Peredaran Obat Keras di Anjatan Utara
Nama Perum Jasa Tirta II Tercoreng, Oknum Pegawai Diduga Jadi Otak Peredaran Obat Keras di Anjatan Utara
Indramayu

Nama Perum Jasa Tirta II Tercoreng, Oknum Pegawai Diduga Jadi Otak Peredaran Obat Keras di Anjatan Utara

Anto
•April 22, 2026 at 12:37 AM•0

Kistoday - Peredaran obat keras ilegal kembali mencuat dan mengguncang perhatian publik. Kali ini, dugaan praktik terlarang tersebut terjadi di wilayah Blok Tutupan Dewi, Dusun Sasak Mijan, Desa Anjatan Utara, Kecamatan Anjatan, Kabupaten Indramayu. Obat keras jenis tramadol dan hexymer yang seharusnya hanya dapat diperoleh melalui resep dokter, diduga diperjualbelikan secara bebas tanpa pengawasan ketat.

Kondisi ini menimbulkan keresahan di tengah masyarakat. Warga khawatir maraknya peredaran obat golongan G tersebut dapat merusak generasi muda, mengingat efek samping yang ditimbulkan jika dikonsumsi tanpa kontrol medis sangat berbahaya, mulai dari ketergantungan hingga gangguan kesehatan serius.

Sejumlah warga setempat mengaku praktik penjualan obat keras ini bukanlah hal baru. Aktivitas tersebut disebut-sebut berlangsung secara terselubung namun cukup mudah diakses oleh kalangan tertentu. “Kami khawatir anak-anak muda jadi korban. Obat seperti itu dijual bebas seolah tidak ada aturan,” ujar salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya.

Yang mengejutkan, sosok yang diduga menjadi “bos” dalam jaringan peredaran ini disebut-sebut memiliki latar belakang sebagai pegawai di lingkungan Perum Jasa Tirta II, tepatnya di Unit Wilayah III, Seksi Patrol Sub Sungai dan Irigasi Anjatan–Eretan. Dugaan keterlibatan oknum aparatur ini semakin memperkeruh situasi dan memicu pertanyaan publik mengenai pengawasan internal serta integritas lembaga.

Menanggapi isu tersebut, Pengamat Sungai dan Irigasi Anjatan–Eretan Seksi Patrol, Nanang Komarudin, mengatakan. Dalam keterangannya melalui sambungan WhatsApp, Nanang mengakui bahwa inisial AB merupakan bawahannya.

“Kalau dari segi tugas, AB memang anak buah saya. Dia sering saya perintahkan dalam pengendalian pintu kerja operasional di saluran Anjatan,” ujar Nanang.

Nanang juga menjelaskan bahwa AB telah lama bekerja di lingkungan tersebut, bahkan sebelum dirinya menjabat sebagai supervisor. “Sebelum saya menjabat, AB juga sudah masuk. Kalau tidak salah sekitar tahun 2017,” tambahnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa tugas AB secara resmi adalah sebagai penjaga pintu air di Anjatan, tepatnya di PPA BA.5. Tugas tersebut berkaitan dengan pengaturan aliran air untuk kepentingan irigasi, yang merupakan bagian penting dalam mendukung sektor pertanian di wilayah tersebut.

Kasus ini kini menjadi perhatian serius berbagai pihak. Masyarakat berharap aparat penegak hukum segera turun tangan untuk melakukan penyelidikan mendalam dan menindak tegas pihak-pihak yang terlibat. Selain itu, pengawasan terhadap distribusi obat keras juga dinilai perlu diperketat agar tidak kembali disalahgunakan oleh oknum tidak bertanggung jawab.

Praktik peredaran obat keras tanpa izin bukan hanya melanggar hukum, tetapi juga mengancam keselamatan publik. Oleh karena itu, kolaborasi antara pemerintah, aparat, dan masyarakat sangat diperlukan untuk memberantas jaringan ilegal ini hingga ke akar-akarnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak berwenang terkait langkah hukum yang akan diambil. Namun tekanan publik terus meningkat, mendesak adanya tindakan cepat dan transparan demi menjaga keamanan serta kesehatan masyarakat luas.***

Share Berita:
WhatsApp
Facebook
X / Twitter

BERITA TERKAIT

Pembiaran Berbulan-bulan, Eceng Gondok Jadi Bukti Lemahnya Respons Pemdes Jumbleng
Indramayu

Pembiaran Berbulan-bulan, Eceng Gondok Jadi Bukti Lemahnya Respons Pemdes Jumbleng

Ketua IWOI Indramayu Nilai Lamban, Penanganan Jembatan Cinta Jumbleng Baru Dilakukan Setelah Ada Korban
Indramayu

Ketua IWOI Indramayu Nilai Lamban, Penanganan Jembatan Cinta Jumbleng Baru Dilakukan Setelah Ada Korban

CV Sinar Muncul Kandanghaur: Program Prabowo dan Peran Bulog Jadi Angin Segar bagi Petani
Indramayu

CV Sinar Muncul Kandanghaur: Program Prabowo dan Peran Bulog Jadi Angin Segar bagi Petani

BPD Minta Maaf atas Isu Pilwu Parean Girang, Tegaskan Tak Ada Penyimpangan Anggaran
Indramayu

BPD Minta Maaf atas Isu Pilwu Parean Girang, Tegaskan Tak Ada Penyimpangan Anggaran

Di Hari Raya Idulfitri, Plt Kadis PUPR Indramayu Sampaikan Pesan Persatuan
Indramayu

Di Hari Raya Idulfitri, Plt Kadis PUPR Indramayu Sampaikan Pesan Persatuan

Ramai Tuduhan Minta THR, Ketua LSM Harimau Indramayu Klarifikasi Kunjungan ke Desa Amis
Indramayu

Ramai Tuduhan Minta THR, Ketua LSM Harimau Indramayu Klarifikasi Kunjungan ke Desa Amis

Advertisement
AD

Pasang Iklan Anda di Sini

Hubungi Redaksi Newslan.id

Berita Terbaru

Pembinaan Mental Jadi Pondasi, Korem 063/SGJ Siapkan Prajurit Prima
TNI

Pembinaan Mental Jadi Pondasi, Korem 063/SGJ Siapkan Prajurit Prima

23 Apr
Babinsa Koramil Tukdana Perkuat Sinergi dengan Warga Bangodua Lewat Komsos
TNI

Babinsa Koramil Tukdana Perkuat Sinergi dengan Warga Bangodua Lewat Komsos

22 Apr
Koramil Terisi Turun Tangan! Dialog Panas Warga Cikedunglor Soal Pasar Berujung Komitmen Penataan
TNI

Koramil Terisi Turun Tangan! Dialog Panas Warga Cikedunglor Soal Pasar Berujung Komitmen Penataan

21 Apr
Kasus Pembunuhan di Banten: Analisis Psikologis dan Dampak Narkotika
Breaking News

Kasus Pembunuhan di Banten: Analisis Psikologis dan Dampak Narkotika

21 Apr
Korupsi di Sektor Pengadaan: Ancaman Serius bagi Keuangan Negara
Breaking News

Korupsi di Sektor Pengadaan: Ancaman Serius bagi Keuangan Negara

21 Apr
Lihat Semua Berita

Trending Now

Last 7 Days
01

Babinsa Turun ke Sawah di Sliyeg, Dampingi Petani Semprot Padi Demi Dongkrak Produksi

TNI
02

Peltu Aan K Turun Tangan! Jalur Haji di Pasar Tukdana Disterilkan, Pedagang dan Parkir Ditertibkan

TNI
03

Kemunculan Kekhawatiran di Kalangan Gen Z Madagascar Terhadap Rezim Baru

Breaking News
04

Babinsa Turun Tangan! Harga Sembako di Haurgeulis Bergejolak, Ini Temuan Terbaru di Lapangan

TNI
05

Pembiaran Berbulan-bulan, Eceng Gondok Jadi Bukti Lemahnya Respons Pemdes Jumbleng

Indramayu
06

Cek Padi Kebo di Terisi, Babinsa Turun Langsung Pastikan Kualitas Tanaman Petani

TNI
07

Ketua IWOI Indramayu Nilai Lamban, Penanganan Jembatan Cinta Jumbleng Baru Dilakukan Setelah Ada Korban

Indramayu