News Flash
Terpercaya, cryptotechnews.net - Berita & InvestigasiIkuti terus perkembangan berita terbaru hanya di CRYPTOTECHNEWS.NETTerpercaya, cryptotechnews.net - Berita & InvestigasiIkuti terus perkembangan berita terbaru hanya di CRYPTOTECHNEWS.NET
cryptotechnews.netPortal berita terpercaya dengan fokus pada edukasi, investigasi, dan pemberitaan akurat
HomeBreaking NewsTeknologiIndramayuTNIHiburan

Memuat Berita...

HomeProductsVideoProfile
cryptotechnews.net

Portal berita terpercaya dengan fokus pada edukasi, investigasi, dan pemberitaan akurat.

Informasi

  • Privacy Policy

Layanan

  • Langganan
  • Video Shorts
  • Kontak

Kontak Kami

WhatsApp:

Email: admin@cryptotechnews.net

© 2026 CRYPTOTECHNEWS.NET - Portal berita terpercaya dengan fokus pada edukasi, investigasi, dan pemberitaan akurat. Diterbitkan oleh PT. LINTAS AKTUAL NUSANTARA.

Home
Indramayu
Ketua IWOI Indramayu Nilai Lamban, Penanganan Jembatan Cinta Jumbleng Baru Dilakukan Setelah Ada Korban
Ketua IWOI Indramayu Nilai Lamban, Penanganan Jembatan Cinta Jumbleng Baru Dilakukan Setelah Ada Korban
Indramayu

Ketua IWOI Indramayu Nilai Lamban, Penanganan Jembatan Cinta Jumbleng Baru Dilakukan Setelah Ada Korban

Anto
•April 18, 2026 at 8:38 AM•0

Kistoday– Kondisi memprihatinkan Jembatan Gantung Cinta di Desa Jumbleng, Kecamatan Losarang, Kabupaten Indramayu, akhirnya mendapat penanganan darurat setelah sebelumnya menuai sorotan publik. Namun, langkah perbaikan yang dilakukan justru memicu kritik dari masyarakat karena dinilai terlambat dan hanya bersifat sementara.

Jembatan yang menjadi akses vital penghubung antara Blok Jangga Tua dan wilayah sekitar itu sebelumnya mengalami kerusakan serius berupa lubang besar di badan jembatan. Kerusakan tersebut bukan hanya mengganggu aktivitas warga, tetapi juga telah menyebabkan sejumlah kecelakaan, bahkan menimbulkan korban luka.

Perhatian terhadap kondisi jembatan ini meningkat setelah insiden yang menimpa seorang warga bernama Ganda bersama istrinya. Keduanya terjatuh saat melintasi jembatan pada malam hari akibat lubang yang sulit terlihat. Akibat kejadian tersebut, sang istri mengalami luka serius hingga harus menjalani perawatan medis.

Peristiwa tersebut menjadi titik balik yang memicu reaksi cepat dari Pemerintah Desa Jumbleng. Perbaikan pun dilakukan dengan cara menambal bagian jembatan yang berlubang. Meski demikian, langkah tersebut dinilai warga sebagai respons yang terlambat.

“Miris, sekarang baru diperbaiki setelah ada korban,” ujar salah satu warga yang enggan disebutkan namanya, Sabtu (18/4/2026).

Menurut warga, kerusakan jembatan sudah terjadi cukup lama dan telah berulang kali dikeluhkan. Namun, tidak ada tindakan signifikan hingga akhirnya kecelakaan terjadi. Kondisi ini memunculkan anggapan adanya pembiaran terhadap kerusakan fasilitas publik yang seharusnya menjadi prioritas.

Pantauan di lapangan menunjukkan bahwa perbaikan yang dilakukan masih bersifat tambal sulam. Penambalan pada bagian berlubang dinilai belum mampu menjamin keselamatan pengguna, terutama karena kondisi keseluruhan jembatan yang sudah mulai rapuh.

Kekhawatiran pun muncul di kalangan masyarakat. Mereka menilai potensi kecelakaan masih tetap ada jika tidak dilakukan perbaikan secara menyeluruh. Terlebih, jembatan tersebut merupakan jalur utama yang digunakan warga setiap hari untuk berbagai aktivitas.

“Seharusnya jangan tunggu ada korban dulu baru diperbaiki. Ini menyangkut keselamatan banyak orang,” lanjut warga tersebut.

Minimnya penerangan di sekitar jembatan pada malam hari turut memperparah kondisi. Pengendara roda dua menjadi pihak yang paling rentan mengalami kecelakaan karena sulit menghindari bagian jalan yang rusak.

Menanggapi kondisi tersebut, Ketua Ikatan Wartawan Online Indonesia (IWOI) Kabupaten Indramayu, Atim Sawano, menyampaikan kritik keras terhadap lambannya penanganan.

“Atas nama insan pers, kami sangat menyayangkan kondisi ini. Infrastruktur vital seperti ini seharusnya dirawat secara berkala. Jangan sampai diperbaiki setelah ada korban. Ini menyangkut keselamatan masyarakat,” tegasnya.

Atim juga menyoroti pola penanganan yang dinilai masih reaktif. Ia menekankan pentingnya sistem pengawasan yang lebih cepat dan responsif terhadap kerusakan infrastruktur.

“Jangan sampai budaya ‘tunggu viral, tunggu korban’ terus terjadi. Pemerintah harus segera bertindak begitu ada laporan kerusakan,” tambahnya.

Lebih lanjut, ia mendorong adanya evaluasi menyeluruh terhadap kondisi jembatan. Menurutnya, jika struktur sudah tidak layak, maka perlu dilakukan perbaikan total atau bahkan pembangunan ulang.

“Kami berharap ada langkah konkret, bukan sekadar tambal sulam. Keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas utama,” pungkasnya.

Hingga saat ini, aktivitas warga di Jembatan Cinta masih berlangsung seperti biasa, meski dihantui rasa was-was. Perbaikan darurat yang dilakukan memang sedikit mengurangi risiko, namun belum sepenuhnya menghapus kekhawatiran.

Masyarakat berharap kejadian ini menjadi pelajaran penting bagi semua pihak. Mereka menuntut adanya perhatian serius terhadap kondisi infrastruktur publik agar tidak lagi terjadi pembiaran yang berujung pada korban.

Dengan kondisi yang ada, warga kini menunggu langkah lanjutan dari pemerintah dan instansi terkait untuk melakukan perbaikan permanen. Harapannya sederhana, keselamatan tidak lagi menjadi taruhan akibat kelalaian dalam penanganan fasilitas umum.

Share Berita:
WhatsApp
Facebook
X / Twitter

BERITA TERKAIT

Pembiaran Berbulan-bulan, Eceng Gondok Jadi Bukti Lemahnya Respons Pemdes Jumbleng
Indramayu

Pembiaran Berbulan-bulan, Eceng Gondok Jadi Bukti Lemahnya Respons Pemdes Jumbleng

CV Sinar Muncul Kandanghaur: Program Prabowo dan Peran Bulog Jadi Angin Segar bagi Petani
Indramayu

CV Sinar Muncul Kandanghaur: Program Prabowo dan Peran Bulog Jadi Angin Segar bagi Petani

BPD Minta Maaf atas Isu Pilwu Parean Girang, Tegaskan Tak Ada Penyimpangan Anggaran
Indramayu

BPD Minta Maaf atas Isu Pilwu Parean Girang, Tegaskan Tak Ada Penyimpangan Anggaran

Di Hari Raya Idulfitri, Plt Kadis PUPR Indramayu Sampaikan Pesan Persatuan
Indramayu

Di Hari Raya Idulfitri, Plt Kadis PUPR Indramayu Sampaikan Pesan Persatuan

Ramai Tuduhan Minta THR, Ketua LSM Harimau Indramayu Klarifikasi Kunjungan ke Desa Amis
Indramayu

Ramai Tuduhan Minta THR, Ketua LSM Harimau Indramayu Klarifikasi Kunjungan ke Desa Amis

Kasatpol PP Asep Afandi: Aduan Warga Jadi Dasar Penertiban Warem di Losarang
Indramayu

Kasatpol PP Asep Afandi: Aduan Warga Jadi Dasar Penertiban Warem di Losarang

Advertisement
AD

Pasang Iklan Anda di Sini

Hubungi Redaksi Newslan.id

Berita Terbaru

Koramil Terisi Turun Tangan! Dialog Panas Warga Cikedunglor Soal Pasar Berujung Komitmen Penataan
TNI

Koramil Terisi Turun Tangan! Dialog Panas Warga Cikedunglor Soal Pasar Berujung Komitmen Penataan

21 Apr
Kasus Pembunuhan di Banten: Analisis Psikologis dan Dampak Narkotika
Breaking News

Kasus Pembunuhan di Banten: Analisis Psikologis dan Dampak Narkotika

21 Apr
Korupsi di Sektor Pengadaan: Ancaman Serius bagi Keuangan Negara
Breaking News

Korupsi di Sektor Pengadaan: Ancaman Serius bagi Keuangan Negara

21 Apr
Kasus Ade Armando dan Permadi Arya: Ancaman terhadap Kebebasan Berekspresi di Media Sosial
Breaking News

Kasus Ade Armando dan Permadi Arya: Ancaman terhadap Kebebasan Berekspresi di Media Sosial

21 Apr
Babinsa Peltu Heryanto Bergerak Cepat! Komsos di Ujunggebang Bongkar Isu Pertanian, Keamanan hingga Cuaca Ekstrem
TNI

Babinsa Peltu Heryanto Bergerak Cepat! Komsos di Ujunggebang Bongkar Isu Pertanian, Keamanan hingga Cuaca Ekstrem

21 Apr
Lihat Semua Berita

Trending Now

Last 7 Days
01

Babinsa Turun ke Sawah di Sliyeg, Dampingi Petani Semprot Padi Demi Dongkrak Produksi

TNI
02

Peltu Aan K Turun Tangan! Jalur Haji di Pasar Tukdana Disterilkan, Pedagang dan Parkir Ditertibkan

TNI
03

Kemunculan Kekhawatiran di Kalangan Gen Z Madagascar Terhadap Rezim Baru

Breaking News
04

Babinsa Turun Tangan! Harga Sembako di Haurgeulis Bergejolak, Ini Temuan Terbaru di Lapangan

TNI
05

Pembiaran Berbulan-bulan, Eceng Gondok Jadi Bukti Lemahnya Respons Pemdes Jumbleng

Indramayu
06

Cek Padi Kebo di Terisi, Babinsa Turun Langsung Pastikan Kualitas Tanaman Petani

TNI
07

Ketua IWOI Indramayu Nilai Lamban, Penanganan Jembatan Cinta Jumbleng Baru Dilakukan Setelah Ada Korban

Indramayu