Kistoday - Upaya menjaga ketahanan pangan nasional terus diperkuat hingga ke tingkat desa. Di Kabupaten Indramayu, peran aparat teritorial kembali terlihat melalui pendampingan langsung kepada petani dalam kegiatan pertanian di lapangan.
Pada Senin (20/4/2026), Babinsa Desa Sleman dari Koramil 1607/Sliyeg, Pelda Rastika, melaksanakan kegiatan pendampingan pertanian berupa penyemprotan tanaman padi di area persawahan Desa Sleman, Kecamatan Sliyeg. Kegiatan ini dimulai sekitar pukul 09.00 WIB dan berlangsung hingga selesai pada pukul 11.00 WIB.
Pendampingan tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya mendukung peningkatan produktivitas pertanian sekaligus membantu petani dalam menjaga kualitas tanaman padi. Penyemprotan dilakukan untuk melindungi tanaman dari hama dan penyakit yang berpotensi mengganggu hasil panen.
Dalam kegiatan tersebut, Babinsa turut terjun langsung ke sawah bersama petani setempat, Bapak Taryana. Keterlibatan aparat di lapangan diharapkan dapat memberikan motivasi serta meningkatkan semangat petani dalam mengelola lahan pertanian secara optimal.
Pelda Rastika menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk dukungan TNI terhadap sektor pertanian, yang menjadi salah satu pilar penting dalam menjaga ketahanan pangan nasional. Menurutnya, kehadiran Babinsa di tengah petani tidak hanya sebagai pendamping, tetapi juga sebagai mitra dalam menyelesaikan berbagai kendala di lapangan.
“Kami hadir untuk membantu petani, memastikan tanaman padi tetap terjaga dari serangan hama, serta mendukung peningkatan hasil panen,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa kegiatan penyemprotan ini menjadi langkah penting dalam menjaga kesehatan tanaman, terutama pada fase pertumbuhan yang rentan terhadap gangguan organisme pengganggu tanaman (OPT).
Selain itu, pendampingan ini juga bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan petani. Dengan hasil panen yang optimal, diharapkan pendapatan petani dapat meningkat dan memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat di wilayah tersebut.
Kegiatan ini mendapat respons positif dari petani. Bapak Taryana mengaku terbantu dengan kehadiran Babinsa yang turut mendampingi langsung di lapangan. Ia berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan secara berkelanjutan.
“Dengan adanya pendampingan, kami merasa lebih diperhatikan dan terbantu dalam mengatasi kendala di sawah,” ungkapnya.
Selama kegiatan berlangsung, situasi di area persawahan terpantau aman dan kondusif. Proses penyemprotan berjalan lancar tanpa hambatan berarti.
Pendampingan pertanian yang dilakukan Babinsa merupakan bagian dari program pembinaan teritorial yang berfokus pada kesejahteraan masyarakat. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bentuk sinergi antara TNI dan petani dalam menjaga ketahanan pangan di tingkat lokal.
Dengan adanya kegiatan seperti ini, diharapkan sektor pertanian di Kabupaten Indramayu dapat terus berkembang dan mampu memenuhi kebutuhan pangan, baik di tingkat daerah maupun nasional.






