News Flash
Terpercaya, Kistoday.com - Berita & InvestigasiIkuti terus perkembangan berita terbaru hanya di KISTODAY.COMTerpercaya, Kistoday.com - Berita & InvestigasiIkuti terus perkembangan berita terbaru hanya di KISTODAY.COM
Kistoday.comPortal berita terpercaya dan akurat
Home🎮 GamesBreaking NewsTeknologiIndramayuTNIHiburan

Memuat Berita...

HomeProductsVideoProfile
Kistoday.com

Portal berita terpercaya dan akurat.

Informasi

  • Privacy Policy

Layanan

  • Langganan
  • Video Shorts
  • Kontak

Kontak Kami

WhatsApp:

Email:

© 2026 KISTODAY.COM - Portal berita terpercaya dan akurat. Diterbitkan oleh PT. LINTAS AKTUAL NUSANTARA.

Home
Breaking News
Kemunculan Kekhawatiran di Kalangan Gen Z Madagascar Terhadap Rezim Baru
Kemunculan Kekhawatiran di Kalangan Gen Z Madagascar Terhadap Rezim Baru
Breaking News

Kemunculan Kekhawatiran di Kalangan Gen Z Madagascar Terhadap Rezim Baru

Redaksi Kistoday.com
•April 20, 2026 at 8:27 AM•0

Di tengah kekhawatiran yang meningkat di kalangan generasi muda Madagascar, penangkapan beberapa aktivis muda pada 12 April telah memicu kekhawatiran bahwa rezim militer yang berkuasa sejak Oktober 2025 tidak akan lebih baik dari pemerintahan yang mereka gulingkan. Empat aktivis muda, Herizo Andriamanantena, Miora Rakotomalala, Dina Randrianarisoa, dan Nomena Ratsihorimanana, ditangkap setelah mengikuti unjuk rasa yang menuntut penetapan tanggal pemilihan umum.

Menurut pengacara mereka, Aliarivelo Maromanana, mereka dituduh melakukan tindakan yang mengancam keamanan negara dan konspirasi kriminal. "Mereka semua menyangkal tuduhan tersebut dan tidak ada bukti yang cukup," kata Maromanana. Rezim militer yang dipimpin oleh Kolonel Michael Randrianirina telah menghadapi kritik keras dari generasi muda yang merasa bahwa pemerintahan baru tidak lebih baik dari pemerintahan sebelumnya.

Reaksi dari Pemerintah dan Masyarakat

Reaksi dari pemerintah dan masyarakat terhadap penangkapan aktivis muda tersebut telah memicu kekhawatiran tentang masa depan demokrasi di Madagascar. Ketakandriana Rafitoson, anggota dewan Transparency International Madagascar, mengatakan bahwa penangkapan tersebut "mengkhawatirkan dan menimbulkan pertanyaan tentang penghormatan terhadap kebebasan dasar".

Madagascar, sebuah negara kepulauan di Samudra Hindia dengan 32 juta penduduk, kaya akan keanekaragaman hayati dan sumber daya alam, termasuk vanila, rubi, dan safir. Namun, negara ini telah mengalami berbagai krisis, termasuk kudeta dan korupsi, serta bencana alam seperti badai tropis dan kekeringan yang diperburuk oleh krisis iklim.

Generasi muda Madagascar telah menjadi sangat frustrasi dengan pemerintahan baru yang tidak memenuhi harapan mereka. Mereka menuntut reformasi ekonomi, pemilihan umum yang adil, dan konstitusi baru yang lebih representatif. Elliot Randriamandrato, pemimpin Gen Z Madagasikara, mengatakan bahwa pemerintahan baru belum melakukan reformasi yang signifikan dan bahwa masyarakat masih menunggu perubahan yang nyata.

Sumber: World news | The Guardian

Share Berita:
WhatsApp
Facebook
X / Twitter
Advertisement
AD

Pasang Iklan Anda di Sini

Hubungi Redaksi Kami

Berita Terbaru

Kawasan Industri Losarang Tuai Polemik, Warga Ingin BLK Gratis Bukan Pelatihan Mahal
Indramayu

Kawasan Industri Losarang Tuai Polemik, Warga Ingin BLK Gratis Bukan Pelatihan Mahal

12 Mei
Peringati HUT ke-63, RS Tk. III 03.06.01 Ciremai Wujudkan Kepedulian Lewat Operasi Bibir Sumbing Gratis
TNI

Peringati HUT ke-63, RS Tk. III 03.06.01 Ciremai Wujudkan Kepedulian Lewat Operasi Bibir Sumbing Gratis

12 Mei
Rapat Paripurna DPRD Indramayu Bahas Pandangan Umum Fraksi atas Dua Raperda
Indramayu

Rapat Paripurna DPRD Indramayu Bahas Pandangan Umum Fraksi atas Dua Raperda

11 Mei
Penjualan Tiket Pelepasan Lampion Candi Borobudur Dibuka
Hiburan

Penjualan Tiket Pelepasan Lampion Candi Borobudur Dibuka

10 Mei
OJK Panggil Pemegang Saham KoinP2P
Hiburan

OJK Panggil Pemegang Saham KoinP2P

10 Mei
Lihat Semua Berita

Trending Now

Last 7 Days
No trending news available

BERITA TERKAIT

Kementerian HAM Kecam Kekerasan Anak Daycare Little Aresha
Breaking News

Kementerian HAM Kecam Kekerasan Anak Daycare Little Aresha

Kementerian HAM Kecam Kekerasan Anak Daycare Little Aresha

Kasus Korupsi Chromebook: Persidangan Tetap Digelar Meski Nadiem Makarim Dirawat
Breaking News

Kasus Korupsi Chromebook: Persidangan Tetap Digelar Meski Nadiem Makarim Dirawat

Persidangan kasus korupsi Chromebook tetap digelar meski Nadiem Makarim dirawat di rumah sakit.

Kasus Koperasi Mekarsari: Pengacara Korban Lapor Dugaan TPPU ke Bareskrim
Breaking News

Kasus Koperasi Mekarsari: Pengacara Korban Lapor Dugaan TPPU ke Bareskrim

Korban Koperasi Mekarsari melaporkan dugaan tindak pidana penggelapan dan TPPU ke Bareskrim.

Kasus Pembunuhan di Banten: Analisis Psikologis dan Dampak Narkotika
Breaking News

Kasus Pembunuhan di Banten: Analisis Psikologis dan Dampak Narkotika

Pembunuhan ibu tiri oleh seorang pria di Banten karena ponsel, menimbulkan pertanyaan tentang dampak narkotika dan psikotropika.

Korupsi di Sektor Pengadaan: Ancaman Serius bagi Keuangan Negara
Breaking News

Korupsi di Sektor Pengadaan: Ancaman Serius bagi Keuangan Negara

KPK temukan 446 kasus korupsi di sektor pengadaan barang dan jasa dari total 1.782 kasus korupsi yang sedang ditangani.

Kasus Ade Armando dan Permadi Arya: Ancaman terhadap Kebebasan Berekspresi di Media Sosial
Breaking News

Kasus Ade Armando dan Permadi Arya: Ancaman terhadap Kebebasan Berekspresi di Media Sosial

Ade Armando dan Permadi Arya dilaporkan ke Polda Metro Jaya atas dugaan penghasutan dan provokasi.