Kistoday— Sinergi antara TNI dan aparatur desa kembali diperkuat melalui kegiatan komunikasi sosial (komsos) yang dilaksanakan oleh anggota Koramil 1614/Anjatan. Peltu Heryanto turun langsung ke wilayah binaan guna menyerap aspirasi sekaligus memetakan kondisi terkini masyarakat Desa Ujunggebang, Kecamatan Sukra, Kabupaten Indramayu, Selasa (21/4/2026).
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 09.00 WIB ini dipusatkan di Balai Desa Ujunggebang dan dihadiri oleh sejumlah tokoh penting desa. Di antaranya Penjabat Kuwu Ujunggebang, Wawan Supriyadi, didampingi perangkat desa seperti H. Parto (Bekel), Rudi (RW), Sodikin (RW), serta Anton (RT). Pertemuan tersebut menjadi forum strategis untuk membahas berbagai isu krusial yang tengah dihadapi masyarakat.
Dalam suasana penuh keakraban namun tetap serius, diskusi difokuskan pada tiga sektor utama yang menjadi perhatian bersama, yakni pertanian, keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), serta kondisi cuaca yang belakangan tidak menentu.
Pada sektor pertanian, para peserta komsos menyoroti tantangan yang dihadapi petani, mulai dari pola tanam hingga dampak perubahan cuaca terhadap hasil panen. Peltu Heryanto menegaskan pentingnya koordinasi antara petani dan aparat kewilayahan agar setiap kendala dapat segera diantisipasi.
“Kegiatan komsos ini bukan sekadar silaturahmi, tetapi juga sarana untuk mengetahui langsung kondisi riil di lapangan, terutama terkait pertanian yang menjadi tulang punggung ekonomi warga,” ungkapnya dalam pertemuan tersebut.
Sementara itu, isu kamtibmas juga menjadi pembahasan penting. Para perangkat desa menyampaikan kondisi keamanan lingkungan yang relatif kondusif, namun tetap memerlukan kewaspadaan bersama. Babinsa mengingatkan agar seluruh elemen masyarakat terus meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar guna mencegah potensi gangguan keamanan.
Tak kalah penting, faktor cuaca turut menjadi perhatian serius. Perubahan cuaca yang tidak menentu dinilai berdampak langsung pada aktivitas pertanian maupun kehidupan sehari-hari masyarakat. Oleh karena itu, koordinasi lintas pihak dianggap penting untuk mengantisipasi dampak yang lebih luas.
Kehadiran Babinsa dalam kegiatan ini mendapat respons positif dari aparat desa. Mereka menilai komunikasi yang terjalin secara langsung mampu mempercepat penyelesaian berbagai persoalan di tingkat desa.
Komsos sendiri merupakan salah satu metode pembinaan teritorial yang rutin dilakukan oleh TNI AD, khususnya Babinsa, dalam rangka mempererat hubungan dengan masyarakat serta mendukung terciptanya stabilitas wilayah.
Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif. Diskusi berjalan lancar tanpa kendala, mencerminkan solidnya hubungan antara aparat TNI dan pemerintah desa.
Melalui kegiatan seperti ini, diharapkan berbagai persoalan di masyarakat dapat diidentifikasi sejak dini dan ditangani secara cepat dan tepat. Peran aktif Babinsa di tengah masyarakat menjadi kunci dalam menjaga stabilitas wilayah sekaligus mendukung program pembangunan di daerah.






